Langsung ke konten utama

Postingan

GUNUNG LATIMOJONG (PART 1) : Solo Traveling - Pendakian 3.478 Mdpl (Atap Sulawesi)

Hari ini mungkin hari yang paling ditunggu setelah sekian lama jungkir balik ketemu sama rutinitas yang gitu-gitu aja. Flattttt, hiyaaatt. Perjalanan kali ini bisa dibilang cukup ‘NEKAT’, bisa jadi mau mati, atau bisa jadi mau nyoret nama di Kartu Keluarga Mamak tanpa jejak. HAH! Maksudnya apa sih Neng? Jadi begini ceritanya… Alkisah di Palembang hiduplah seorang gadis yang pikirannya cukup kompleks, tak bisa di duga yang hendak melarikan diri dari penat dan datar hidup. Pemikiran yang gila mendorongnya untuk memutuskan tempat mana yang akan dia kunjungi untuk melepas hasratnya yang cukup menggila kala itu. Sebuah tempat tak pernah dia datangi sebelumnya, tak ada keluarga, teman, ataupun relasi. Bunuh diri? Bisa jadi! Haha. Yap, ini bukan pengalaman pertamaku mendaki tanpa teman terdekat. Pengalaman sebelumnya, Rinjani telah menjadi saksi bisu bahwa Solo hiking bagi seorang wanita tak begitu seseram yang dibayangkan. Kesuksesan ‘jalan sendiri’ Desember silam memacuku untuk mencoba la...

Coretan Puisi Pejalan Kusam : LEBIH DARI PEMENANG

Bertemankan angan Berselimut kenangan Bak semangat yang tak terpadamkan  Yang membakar sebuah impian Hidup adalah perjuangan Dibalut tantangan dan juga kesusahan Bagaikan di malam yang kedinginan Yang harus dihangatkan oleh senyuman Penderitaan... Ancaman... Kekurangan... Kepahitan... Kekuatiran... Layaknya sebuah pertandingan Yang harus dimenangkan Jangan takut akan perubahan Jangan takut kan kegagalan Hidup ini spontan, teman Kekuatan tak selalu datang dari kemenangan - Noviyanti Wulandari

Coretan Puisi Pejalan Kusam : TERBUAI

Tatkala genting aku berderai Masalah tak penting lalu bercerai Air mataku kian berurai Perasaanku juga kian terbuai Rambutku yang lurus kini tak terurus, terurai Tiap kerjaku menjadi terbengkalai Dengan perasaan hati yang terburai Kini ku dikenal sebagai orang yang lalai Tak mau aku menuai Jika bukan aku yang menabur Tak mau aku bercerai berai Jika bukan dulu kau yang mulai undur Usut punya usut Relasi kita bagai benang kusut Bicara sahut menyaut Selayaknya masalah yang harus segera diusut - Noviyanti Wulandari

CATATAN PEJALAN KUSAM : Nusa Penida yang Penuh Pesona dan Kenangan

Pernah ke Bali tapi gak pergi ke Nusa Penida? Rugii! Catatan ini adalah catatan perjalanan keduaku ke Bali. Setelah berleha-leha di Rinjani dan Lombok, aku tembak Nusa Penida sebagai sasaran utamaku. Keindahan pulau kecil di Pulau Dewata ini sudah begitu dikenal dan destinasi wisatanya begitu uappiiikk untuk dikunjungi. Nusa Penida gak serame dan sebesar Bali. Tempat ini belum begitu banyak dijangkau dan dilirik oleh para wisatawan, padahal untuk sampai di Pulau ini sudah ada beberapa transportasi laut dari Bali yang menyediakan jasa pelayaran. Dari Sanur kita bisa menaiki  fast boat  atau dari Padang Bai kita bisa menaiki  ferry . Buat kalian yang pengen menyeberang, aku sarankan naik  fast boat  saja dari Sanur. Loh kenapa? Walaupun ada perbedaan harga yang ga gitu signifikan, tapi setidaknya kalian bisa menghemat waktu, lebih cepat dan tidak ngaret. Berhubung kami dari Lembar dan berhenti di Padang Bai, maka kami memutuskan untuk menggunakan ...